Berelasi dan Berkarya bersama Allah Trinitas

Seorang teolog feminis asal Amerika, Catherine Mowry LaCugna menuliskan:
“Trinitas adalah doktrin praktis tetapi memiliki konsekuensi yang radikal dalam kehidupan kekristenan. Doktrin trinitas adalah cara kekristenan mempercakapkan tentang apa arti berpartisipasi dalam kehidupan Allah melalui Yesus Sang Anak dan Roh Kudus. Allah Sang Misteri menyatakan diri-Nya melalui Kristus dan Roh Kudus sebagai misteri persekutuan yang merangkul kematian, dosa, dan segala bentuk keterasingan, demi untuk memberi kehidupan.”

LaCugna menekankan bahwa Allah Trinitas adalah Allah yang selalu berada dalam relasi di dalam diri-Nya. Ia menjangkau manusia dan merengkunya ke dalam relasi dengan diri-Nya. Percakapan tentang Allah Trinitas adalah juga percakapan tentang Allah yang berkarya dan memberi ruang partisipasi bagi manusia untuk terlibat dalam relasi dengan Allah dan berkarya bagi Allah, berelasi dan berkarya bersama Allah.

Uraian tentang keempat bacaan pada Minggu ini memberikan bukti mengenai Allah, dalam persekutuan trinitarian yang dinamis, selalu bergerak keluar dari diri-Nya dan menjangkau manusia untuk masuk dan berpartisipasi di dalam persekutuan Bapa-Anak-Roh Kudus, dalam rangka mewujudkan karya dan kemuliaan Allah bagi manusia dan dunia. Perayaan Minggu Trinitas berarti menghayati panggilan Allah untuk berelasi dan berkarya bersama Allah Trinitas.